RAKYATPAPUA.COM, MANOKWARI – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Barat (BNNP PB) Brigjen Pol Untung Subagyo mengungkapkan bahwa selama kurun waktu 6 bulan, tercatat sebanyak kurang lebih 300 kasus penyalahgunaan narkoba yang diungkap oleh BNN bersama pihak Kepolisian.

“Kalau kita bergabung dengan Polisi, pada tahun ini dalam kurun waktu 6 bulan, ada kurang lebih 300 kasus yang meliputi ganja, sabu, ekstasi, dan pil PCC,” terang Untung Subagyo di sela-sela kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba yang dilaksanakan di Manokwari, Senin (9/7/2018).

Untung menyebut upaya penanganan berbagai kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN terlebih dahulu adalah pencegahan.

Baca Juga: Warga Diajak Berani Perangi Narkoba

Upaya pencegahan yang dilakukan adalah dari tindakan preventif atau pencegahan secara dini dengan menghadirkan relawan pegiat atau orang yang berpengaruh.

“Upaya pencegahannya adalah bersama-sama dengan aparat, dan setelah itu represif atau penegakan hukum,” jelasnya.

Mengenai tindakan penanganannya, Untung menjelaskan apabila direhabilitasi maka ditangani oleh BNN yang diawali dengan Tim Analisia Terpadu (TAT). Sementara kalau ditangani oleh pihak kepolisian, maka yang dilakukan adalah penegakkan hukum.

“Namun kita sharing terlebih dahulu, seperti apa hasilnya dan anggotanya adalah dari Jaksa dan Kemenkumham. Kita buat semacam masukan diberikan ke hakim untuk mempertimbangkan pada saat memvonis,” tuturnya.

(Penulis: Justin Josep Maturan)

Redaksi Rakyat Papua

Kami menyiapkan rubrik Citizen Reporter yang khusus untuk memberi ruang kepada publik mengirim naskah/tulisan dan foto/video kejadian atau peristiwa. Silahkan kirim di alamat email: redaksi.rakyatpapua@gmail.com (Whatsapp admin: 0852-4339-4446)