RAKYATPAPUA.COM, MANOKWARI – BNN Papua Barat melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan pemeriksaan tes urine terhadap 65 ASN instansi vertikal di Balai Jalan Nasional (BJN) XVII Wilayah Papua Barat, Jumat (30/11/2018).

Sosialisasi bahaya narkoba dan pemeriksaan tes Urine bagi ASN tersebut sesuai surat edaran Kemenpan RB nomor 50 tahun 2017 tentang pelaksanaan P4GN di lingkungan pemerintah dan Inpres nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi nasional P4GN.

Kepala BJN XVII Wilayah Papua Barat, Yohanis Tulak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya sosialisasi P4GN dan tes urine ini dapat menambah pengetahuan para pegawai tentang dampak narkoba dan memahami resiko penyalahgunaan narkoba.

“Ini sangat penting untuk efektifitas dan produktifitas staff tidak terganggu oleh dampak narkoba. Jangan kita takut, tapi jadikan ini sebagai proses mengawasi diri kita agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Kabid P2M BNNP Papua Barat drg. Indah Perwitasari, S.Kg meminta semua ASN di instansi vertikal untuk ikut tes urine sebagai screening awal pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Pemeriksaan urine ini bukan cuma di BJN XVII Papua Barat saja tapi di semua instansi pemerintah. Ini merupakan komitmen kita bersama dalam melawan bahaya narkoba. Pemeriksaan urine ini berlangsung sehari sehingga sifatnya menyeluruh,” jelas Indah.

Ia juga berharap, peran serta ASN di BPJN XVII Papua Barat dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

“Kegiatan ini sebagai pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dapat dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan dan diharapkan ke depannya dapat dilaksanakan pemeriksaan urine secara mandiri di lingkungan BPJN XVII Papua Barat,” pungkasnya.