RAKYATPAPUA.COM, MANOKWARI – BNNP Papua Barat menghadiri kegiatan wisuda mahasiswa Universitas Papua program magister, sarjana dan diploma periode I tahun akademik 2018/2019, Jumat (30/11/2018).

Hadir Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII Kasuari (diwakili), Kapolda Papua Barat (diwakili), Kepala BNNP Papua Barat (diwakili Kasubbag Admin BNNP PB), Ka Fasharkan, Bupati Manokwari Selatani (diwakili), anggota DPR Papua Barat, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, kepala dinas/SKPD, kepala BUMN dan BUMD, kepala suku, tokoh adat, tokoh agama serta mitra kerjasama uNIPA dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan Wisuda dibuka dengan membacakan Surat Keputusan Rektor dan penyerahan Ijasah kepada para wisuda sebanyak 248 orang yang di wisuda dengan rincian 17 orang Magister, 189 Sarjana Strata 1, dan 42 Orang Diploma 3 dimana diantaranya terdapat 5 wisuda dengan Predikat “Pujian”, 116 memperoleh predikat “sangat memuaskan” dan 67 memperoleh predikat “memuaskan”;

Kegiatan diisi dengan Orasi Ilmiah oleh Els Tieneke Rieke Katmo, SP,. M.Si,. Ph.D dengan judul “Hegemonic Methodology And Research Culture In Knowledge Produksi Of HIV/AIDS In West Papua”.

Rektor Unipa Papua Barat Dr. Ir. Jacob Manusawai, MH yang dalam sambutannya menjelaskan tentang apa yang dilakukan Unipa telah membuka program doktor di bidang lingkungan sehingga nantinya diharapkan akan terbukanya program doktor dari bidang lainnya.

Selain itu dalam dies natalis Unipa ke-18 utk 50% Fakultas/Program Studi telah terakreditasi B sehingga Unipa tidak henti-hentinya meningkatkan kualitasnya dalam melayani Papua.

Di samping itu, Unipa juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa Instansi/Lembaga diantaranya LNG Tangguh, LPMAK, BNN, UNCEN, WRI, Universitas Arizone USA, Kementerian PUPR, Kemedes dan Pemda Mansel.

Gubernur Provinsi Papua Barat mengapresiasikan Unipa sebagai salah satu universitas unggul di Tanah Papua yang terus memberikan peran penting bagi pembangunan dan pengembangan SDM.

Selain itu juga memberikan kesempatan kepada putra-putri Papua mengenyam pendidikan lebih tinggi tanpa harus keluar dari daerah.