Aksi Solidaritas yang digalang BEM Unipa bertajuk #PapuaBerduka #Save Sentani #SaveHutanPapua.

Manokwari, Rakyatpapua.com – Aksi Solidaritas atas Bencana Banjir Bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3) malam, terus berdatangan dari warga Manokwari, seakan turut merasakan penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di Sentani.

Terpantau, Senin (18/3) pagi, Kelompok Masyarakat, Mahasiswa, Organisasi Profesi, Organisasi Keagamaan, turun langsung melakukan penggalangan dana di beberapa titik kota Manokwari, guna turut membantu meringankan beban ribuan korban banjir sentani.

Salah satunya, aksi Badan Pekerja Klasis Manokwari melalui PW, PAM, dan PKB Klasis Manokwari yang melakukan aksi penggalangan dana untuk korban banjir Sentani dan Pengungsi Nduga.

Ida Wader, Koordinator Aksi Solidaritas PW Klasis Manokwari.

Ketika ditemui di Lampu Merah Fanindi Makalo, Ida Wader, Koordinator Aksi Solidaritas PW Klasis Manokwari menyampaikan dukacita mendalam atas terjadinya musibah yang menjadi duka seluruh Tanah Papua.

“Kami pagi hari ini dari PW Klasis Manokwari dapat perintah langsung dari BP Klasis untuk turun ke lapangan mengumpulkan dana guna meringankan beban saudara kita di Sentani dan juga di Nduga. Kita semua bersimpati dan berduka atas semua tragedi ini” ujar Koordinator Aksi PW Klasis Manokwari.

Mengerahkan hampir puluhan ibu-ibu PW, Ida Wader mengatakan selain ibu-ibu PW disaat yang bersamaan juga PKB (Persatuan Kaum Bapak) dan PAM (Persekutuan Anak Muda) juga melakukan aksi yang sama di beberapa tempat.

“Selain disini, PKB turun di Lampu Merah Sanggeng, PAM di Lampu Merah Wosi” sebut Ida Wader.

Nantinya, seluruh sumbangan yang terkumpul baik berupa Uang dan Pakaian serta bantuan kemanusiaan lainnya bakal disalurkan satu pintu melalui Sinode Papua.

Selain itu, di tempat yang berbeda, BEM Unipa juga melakukan Aksi Solidaritas #PrayForSentani bekerjasama dengan Dewan Adat Wilayah III Doberay di Lampu Merah Sanggeng.

Presiden Mahasiswa Unipa sekaligus Koordinator Aksi, Pilatus Lagowan mewakili seluruh Mahasiswa/i Unipa mengutarakan bela sungkawa atas korban meninggal dan simpati terhadap seluruh korban terdampak banjir di Sentani.

Pilatus Lagowan, Presma Unipa Manokwari.

Menurutnya, saat ini uluran tangan kita, donasi kita, kepedulian kita dan doa merupakan sebuah harapan sekaligus motivasi bagi seluruh warga Sentani.

“Kitong pu donasi itu bantuan bagi dorang, kitong pu doa itu kekuatan buat dorang, kitong pu kepedulian itu harapan untuk dorong” ucap Pilatus.

Sebagai kaum intelektual muda, Pilatus yang juga mengambil Jurusan Kehutanan di Unipa Manokwari mengajak seluruh masyarakat, tidak hanya Sentani tapi di seluruh Papua untuk Stop Merusak Lingkungan terlebih khusus Hutan Kita.

“Musibah ini pelajaran juga untuk kita, sayangi hutan dan lingkungan demi anak cucu kita” ajaknya.

Sementara itu, Organisasi Profesi di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, serta Fans Klub Real Madrid Manokwari (PRMI) juga melakukan aksi yang sama sejak kemarin (Minggu-red) hingga hari ini.

Berkaca pada bencana-bencana alam yang telah terjadi sebelumnya di Indonesia, Aksi Solidaritas berupa penggalangan dana, doa bersama dan pengumpulan pakaian layak pakai bakal terus mengalir dari Warga Manokwari Untuk Sentani.

(***/Halim)