Gelar Pelatihan Terhadap Nelayan Sorsel, Pemkab Ingin Nelayan Sejahtera dan Maju

12

Sorong Selatan, Rakyatpapua.com – Ratusan Nelayan, Senin (1/4) dibekali Pelatihan Pengolahan Ikan, Perbaikan Mesin dan Perbaikan Alat Tangkap yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Sorsel.

Bertempat di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Sorsel, Pelatihan selama 2 hari ini di ikuti ratusan nelayan yang berasal dari sejumlah distrik di Sorsel.

Ketua Panitia Kegiatan, Ismail Rauf, dalam laporannya menjelaskan, maksud tujuan digelarnya pelatihan ini agar masyaralat nelayan bisa terampil dalam memperbaiki dan memelihara serta mengoperasikan mesin dan alat tangkap yang baik dan benar.

Terutama bagi nelayan perempuan pesisir, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan SDM nelayan perempuan pesisir, dalam hal menambah pengetahuan bagaimana mengolah hasil perikanan yang kaya gizi, dan manfaat ikan dan nilai tambah produk olahan bernilai eksport.

“Sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta nelayan dapat mandiri, kreatif, dan sejahtera tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah,” ujar Ketua Panitia.

Sementara itu Bupati Sorsel melalui Ass II Setda Sorsel, Hendrik Kokurule, SE, mengatakan, Pelatihan ini merupakan upaya Pemkab Sorsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan dalam meningkatkan taraf hidup nelayan Sorsel menuju masyarakat yang sejahtera dan maju.

“Tentu Pelatihan ini akan berdampak pada bertambahnya hasil tangkapan ikan maupun udang segar sehingga nantinya akan berpengaruh terhadap hasil pengolahan ikan dalam berbagai produk olahan makanan,” kata Hendrik.

Hal lain, ujar Hendrik, tiap tahun anggaran berjalan, Pemkab Sorsel juga selalu memberikan bantuan jaring kepada nelayan, namun kenyataannya, banyak nelayan yang tidak memiliki skil untuk merawat bantuan alat tangkap tersebut.

“Sehingga kalau ada kerusakan kecil saja peralatan ini langsung dibuang. Makanya Dinas juga harus berikan desain program pembuatan alat tangkap jaring dari nol persen hingga seratus persen agat nelayan dapat berinovasi dan terampil serta mandiri,” harap Ass II Setda Sorsel.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 8 Distrik Pesisir yaitu Distrik Teminabuan 37 Peserta, Konda 20 Peserta, Kokoda 12 Peserta, Kokoda Utara 3 Peserta ,Inanwatan 10 Peserta, Metamani 10 Peserta, Kais 10 Peserta dan Saifi 3 Peserta dengan Total sebanyak 105 Peserta.

Dalam kegiatan ini peserta diberikan bantuan berupa alat pembuat sosis, Sealer Vocum, Food Processor bagi peserta pengolahan ikan, kemudian kepada peserta alat tangkap diberikan jaring trammel net, diserahkan tali, timah dan pelampung. Selain itu, untuk peserta pelatihan perbaikan mesin diserahkan mesin 15 PK dan mesin ketinting.

(Eng/Halim)