Koordinator Kegiatan YVC-I AF di Panti Asuhan Fajar Timur, Auxilius Retobjaan ketika menyerahkan sumbangan sukarela, Minggu (07/4).

Sambut Paskah, Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Arfak Anjangsana ke Panti Asuhan

125

Manokwari, Rakyatpapua.com – Sambut Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani, YVC-I AF (Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Arfak Manokwari) berkunjung ke Panti Asuhan Kristen Fajar Timur di kampung Mumbri Waryori, Manokwari Utara, Minggu (7/4).

Kunjungan yang melibatkan 25 Anggota YVC-I AF ke Panti Asuhan Fajar Timur ini sekaligus dirangkai dengan kegiatan bakti sosial (anjangsana) YVC-I AF untuk seluruh anak-anak Panti Asuhan Fajar Timur.

Koordinator Kegiatan, Auxilius Rettobjan, kepada rakyatpapua.com mengungkapkan, bakti sosial (anjangsana) kali ini sekaligus menyambut hari raya Paskah Kristus.

Ia juga menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin yang biasanya dilakukan YVC-I AF jelang hari besar keagamaan.

Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Arfak Manokwari, anjangsana ke Panti Asuhan Fajar Timur, Distrik Manokwari Utara, Kab. Manokwari, Minggu (07/4)

“Menjelang Paskah, keluarga Besar YVC-I AF melaksanakan Bakti Sosial di Panti Asuhan Kristen Fajar Timur. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami yang selalu dilakukan di hari-hari besar keagamaan,” tutur Auxilius.

Auxilius menjelaskan, adapun sumber pembiayaan kegiatan ini keseluruhan berasal dari sumbangan sukarela member (anggota) YVC-I AF untuk berbagi kasih dengan saudara/anak yang lebih membutuhkan.

Usai terkumpul, langsung disalurkan YVC-I AF berupa sumbangan dalam bentuk Sembako (sembilan bahan pokok) kepada pengurus Panti Asuhan Fajar Timur.

“Sumbangan yg dapat kita bantu berupa Sembako yang terdiri dari supermi, gula, susu, teh, beras dll. Besar atau kecilnya sumbangan ini, kami harap dapat berguna untuk ade-ade semua,” sebutnya.

Dalam kunjungan ini, Auxilius juga sempat berdiskusi bersama pengurus Panti Asuhan Fajar Timur yang sangat mengharapkan adanya perhatian dari Pemerintah.

“Berdasarkan diskusi kami dengan pihak Panti Asuhan, katanya selama ini belum ada (perhatian) Pemerintah daerah. Yang biasa datang berkunjung hanya dari gereja maupun tim-tim Doa,” ucap Auxilius.

Hal lain, dilanjutkan, Pengurus Panti Asuhan Fajar Timur berencana memindahkan Panti Asuhan ke wilayah Amban Pantai, namun hingga saat ini masih terkendala biaya pembangunan.

“Mereka jugabrencana pindah panti asuhan di sekitaran amban pante di kampung petrus kafiar. Tanah mereka sudah ada, tetapi terkendala oleh biaya untuk membangun bangunannya,” cetusnya.

“Semoga dengan kunjungan ini, apa yang diharapkan dapat tersampaikan ke Pemerintah,” harap Auxilius.

Diketahui, di Panti Asuhan tersebut terdapat 19 anak dan kesemuanya merupakan anak-anak asli Papua.

(***/Halim)