Mediasi I Gugatan Hak Cipta Logo PB, Pieter Mambor Tuntut “Ganti Rugi” 90 Miliar

17

Manokwari, Rakyatpapua.com – Mediasi I, Rabu (10/4), yang diusulkan Majelis Hakim PN Manokwari Hadi Handoyo atas gugatan Hak Cipta Logo PB, Pieter Mambor sebagai Penggugat, menuntut para pihak ‘ganti rugi’ penggunaan Logo PB, sebesar 90 miliar rupiah.

Dalam Mediasi I antara penggugat dan tergugat yang dipimpin Hakim Mediator Faisal Munawir Kossah, melalui kuasa hukumnya, Pieter Mambor (penggugat) menuntut pengakuan secara moral dan hukum kepada dirinya sebagai pemegang hak cipta desain gambar/logo Pemprov PB.

Selain itu, ia juga meminta kompensasi atas penggunaan desain logo tersebut selama 14 tahun tanpa seijin dirinya, dengan jumlah total 90 Milyar rupiah.

“Jumlah total 90 miliar,” ucap kuasa hukum penggugat, Yan Ch Warinussy.

Sidang perdana gugatan hak cipta logo PB, tergugat I yaitu Pemerintah Provinsi Papua Barat diwakili Advokat Demianus Waney, SH, MH selaku kuasa hukumnya.

Sebelumnya, ketika diwawancarai usai mengikuti sidang, Demianus Waney mengungkapkan, kehadirannya sebagai kuasa hukum pihak tergugat I (Pemprov PB) sekaligus pihak tergugat II (Abraham O Atururi). Ia juga akan mempelajari lebih jauh tuntutan penggugat.

“Iya kami akan pelajari dulu,” ujarnya.

Mediasi kedua akan dilakukan di PN Manokwari pada hari Rabu, (24/4) dengan agenda mendengar tanggapan tergugat I dan tergugat II atas tuntutan penggugat.

(Halim)