Spanduk yang dibentangkan di halaman PN Manokwari, Rabu (10/4).

Sidang Perdana Gugatan Hak Cipta Logo Papua Barat, 9 Spanduk Hiasi PN Manokwari

46

Manokwari, Rakyatpapua.com – Sidang Perdana Gugatan atas dugaan penggunaan Hak Cipta Logo Pemprov Papua Barat yang dilayangkan Pieter Mambor yang digelar Rabu (10/4), nampak ramai dengan 9 spanduk yang di bentangkan di depan Pengadilan Negeri (PN) Manokwari.

Sejumlah massa yang berasal dari kerabat maupun pendukung Pieter Mambor (penggugat), sejak pagi terpantau telah menunggu di halaman PN Manokwari sambil membentangkan 9 buah spanduk yang berisikan tuntutan mereka terhadap tergugat.

“Karya cipta adalah Hak Intelektual dan Hak Asasi Manusia,” demikian bunyi petikan salah satu spanduk di halaman PN Manokwari.

Beberapa massa juga sempat meneriakkan kalimat-kalimat yang meminta agar tergugat, dalam hal ini Pemprov Papua Barat (tergugat I) dan Mantan Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi (tergugat II) segera menyelesaikan serta mengakui Hak Cipta penggugat.

Melalui kuasa hukumnya, Yan Ch Warinusy, menjelaskan, penggugat telah menempuh berbagai upaya mediasi, khususnya selama 4 tahun belakangan ini, namun belum menemukan solusinya.

Terkini, upaya mediasi ditempuh olehnya melalui Kanwil Kemenkunham Papua Barat, Ombudsman RI, serta Pemprov Papua Barat untuk mendapatkan pengakuan secara moril/hukum dan kompensasi penggunan logo tersebut selama hampir 15 tahun ini.

“Kami terus upayakan mediasi,” jelas Yan.

Sidang gugatan perbuatan melawan hukum penggunaan Logo Pemprov Papua Barat antara Pieter Mambor (penggugat), dan Pemprov Papua Barat serta Abraham O Atururi (tergugat I, II) direncanakan digelar pukul 14.00 WIT.

(Halim)