Bupati Sorsel : Lulus CPNS dengan Bantuan Calo itu Hoax

75

Sorong Selatan, Rakyatpapua.com – Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli,SE meminta agar pencaker jangan percaya dengan iming iming dari seseorang yang menjanjikan kelulusan dalam test CPNS Sorsel karena jelas itu adalah hoax (bohong).

Ia (Bupati), menekankan bahwa saat ini kelulusan seseorang dalam mengikuti Test CPNS dengan sistem CAT adalah tanpa intervensi siapapun juga.

Menurutnya, sekalipun Bupati, Wakil Bupati ataupun Sekda, dan pihak lainya, tidak dapat mengatur kelulusan. Pasalnya kelulusan ini adalah murni kerja keras dari setiap peserta.

“Kelulusan ini murni kerja keras tiap peserta. Jangan percaya dengan calo,” ucap bupati saat memberikan arahan pada ribuan pencaker, Rabu (24/4/2019), di Teminabuan.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah pusat yang telah mencabut moratorium dan membuka formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Provinsi Papua Barat secara khusus Kab.Sorsel tahun 2018 sebanyak 468 formasi CPNS.

Saat ini, jumlah keseluruhan peserta tes CPNS Sorsel sebanyak 2.568 dari 2.800 pencaker yang lulus tahap pemberkasan dan akan mengikuti Test CAT. Dari jumlah tersebut, Bupati berharap tes berjalan tanpa ada kendala.

“Sejauh ini, seluruh kegiatan Test dengan sistem CAT ini berjalan lancar dan tanpa mengalami kendala. Peserta test sendiri sebelumnya telah dibekali dengan uji coba berupa simulasi dan semua peserta yang mengikuti telah terbiasa menggunakan fasilitas ini,”ungkapnya.

Sementara itu, senada dengan Bupati, Wabup Sorsel Martinus Salamuk menghimbau kepada peserta agar dapat mengikuti seleksi ini dengan baik sehingga hasil yang diraih dan dicapai merupakan usaha terbaik berdasarkan kemampuan sendiri tanpa bantuan siapapun.

Demikian pula disampaikan Andi Artur Yoku selaku Koordinator Panselnas Kabupaten Sorsel mengatakan, kegiatan ini merupakan test CAT yang pertama di Provinsi Papua Barat dan hal ini dimaksudkan agar dapat menghasilkan ASN yang Profesional.

Ia mengakui, sampai saat ini pihaknya pun tidak mendapatkan kendala yang berarti. Ia hanya meminta kepada pencaker untuk tidak percaya kepada pihak pihak tertentu dan percaya diri dengan giat belajar sehingga dapat mengisi soal soal dengan benar.

Pihaknya telah menjadwalkan bahwa tes ini akan berlangsung mulai tanggal 24 april hingga 2 mei 2019 mendatang dan saat ini tersedia 100 unit computer yang akan digunakan 3 shift dalam sehari.

“Semoga aliran listrik di Kota Teminabuan dapat stabil sehingga proses tes ini tidak terganggu,” ungkap Andi.

“Dan semoga BKDSDM Sorsel kedepan memiliki sarana prasarana berupa gedung dan perlengkapan pendukung lainya sehingga Test ini kedepan dapat dilakukan di gedung yang representative,” imbuhnya.

(Engelberto/Halim)